GOOD GIRL SYNDROME

                                                       THE GOOD GIRL SYNDROME

A.Apa Itu The Good Girl Syndrome?

The Good girl syndrome adalah sikap ketika seorang perempuan memaksa dirinya untuk selalu bersikap baik dan menyenangkan orang lain, tanpa memikirkan perasaannya atau bahkan haknya sendiri.

B.Karakter apasih yang dimiliki oleh perempuan ini?

Karakteristik perempuan yang memiliki The Good Girl Syndrome biasanya adalah takut mengecewakan orang lain, takut berbicara supaya gak menyakiti orang, menghindari konflik, menaati peraturan, dan juga sulit menolak permintaan orang lain. Sehingga perempuan dengan sikap ini cenderung menghindari kritik, konflik, penolakan, kesalahan, serta selalu bermain aman.

C.Penyebab The Good Girl Syndrome

1. Pola Asuh

Pola asuh otoriter menjadi salah satu penyebab terbentuknya The Good Girl Syndrome. pola asuh otoriter adalah gaya pola asuh yang menuntut anak-anak mereka untuk berperilaku sesuai ekspektasi orang tuanya. Walaupun begitu, para orang tua ini biasanya gak memberikan pengasuhan secara maksimal. Sehingga apabila anak mereka melakukan suatu kesalahan, para orang tua ini gak segan memberikan hukuman.Terdapat banyak alasan mengapa orang tua memiliki pola asuh otoriter, salah satunya adalah faktor sosial budaya. Di mana para orang tua memasukkan nilai-nilai dan budaya yang ada di suatu masyarakat kepada anak-anak mereka tanpa menyaring kebenarannya.Contohnya seperti orang tua melarang anak perempuan untuk main dengan anak laki-laki tanpa memberi alasan yang jelas. Apabila anak perempuan melanggar, maka akan kena hukuman dari orang tuanya. Padahal seharusnya orang tua memberi kebebasan anak perempuan untuk berteman dengan siapa saja tanpa bias gender.

2. Sosial Budaya

Faktor sosial budaya ternyata juga ikut berperan membentuk The Good Girl Syndrome pada perempuan. Melansir dari Jurnal Perempuan berjudul “Perempuan dan Belenggu Peran Kultural” disebutkan bahwa menjadi istri dan ibu rumah tangga (homemaker) sudah sejak lama melekat dalam diri perempuan.Hal tersebut kemudian menjadi budaya dan adat istiadat. Ketika perempuan lahir ia sudah dicap sebagai makhluk berperasaan yang sulit mengambil keputusan dengan baik. So, dengan kata lain budaya yang ada menjadikan para perempuan tanpa sadar mendukung hal-hal yang sebenarnya membuat dia kehilangan jati dirinya.

D.Ciri-Ciri Good Girl Syndrome

1.Sulit mengatakan “tidak” dan mengungkapkan apa yang diinginkan 

2.Perfeksionis dan menuntut diri untuk melakukan yang terbaik

3.Terpaksa melakukan hal baik untuk menyenangkan orang lain dan berpura-pura bahagia

4.Tidak bisa menolak jika orang lain minta tolong dan bercerita

5.Mudah down atau overthingking jika dikritik oleh orang lain

6.Selalu takut mengganggu atau membuat kesal orang lain.

7.Bangga pada diri sendiri saat bisa membantu orang lain meskipun merasa tidak nyaman.

8.Menaati aturan sampai ke hal-hal yang paling kecil.

9.Cemas saat menghadapi perubahan yang tidak dapat diperkirakan.

E.Dampak Negatif

Dampak negatif Good girl syndrome adalah penghalang dari banyak hal yang diimpikan. Pasalnya akan khawatir dengan keputusan, perkataan, atau tindakan serta membuat orang lain kecewa. Ini merupakan perilaku yang membuat sulit berkembang.

Serta seolah terlindung dari segala konflik, penolakan, dan kritik menyakitkan. Ini memang benar karena semakin menuruti keinginan orang lain, semakin kecil kemungkinan Anda berkonflik dengan mereka dan akhirnya berubah menjadi tuntutan. terus memenuhi harapan orang lain tanpa pernah mewujudkan keinginan sendiri.diri sendiri tidak bangkit dan bicara ketika diperlakukan tidak adil atau saat memiliki pandangan yang berbeda

 F.Tips Mengatasinya

Berikut adalah cara-cara yang bisa kamu lakukan untuk terbebas dari good girl syndrome:

1. Bersikap asertif

Sikap ini merupakan kemampuan berkomunikasi dengan cara yang tegas dan jujur, tapi tetap menjaga perasaan orang lain. Dengan sikap ini, kamu akan lebih dihargai dan tidak terus dimanfaatkan oleh orang lain.

2. Hindari merasa bersalah

Jangan merasa bersalah ketika harus menolak permintaan dari orang lain. Hidupmu bukan hanya untuk menyenangkan orang lain. Jadi, selagi kamu memiliki alasan yang jujur dan masuk akal, tidak perlu merasa bersalah, apalagi sampai menyalahkan diri sendiri, ya.

3. Bangun rasa percaya diri

Alih-alih terus melakukan segala hal demi membahagiakan orang lain, lebih baik kamu mengasah kemampuan agar lebih percaya diri. Pelajarilah keterampilan baru atau geluti hobi baru yang selama ini ingin kamu coba, misalnya merajut, mendaki gunung, atau solo traveling

4. Cintai diri sendiri

Ketika berhasil mencintai diri sendiri, kamu akan merasa lebih bahagia dan lebih menikmati setiap proses kehidupan yang kamu jalani. Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas segala hal yang kamu miliki, ya

5. Mengatakan dengan gamblang apa yang di inginkan.

6.Memiliki keteguhan hati dan mempertahankan prinsip yang dipunya.

7.Tidak diam ketika orang lain tidak menghargai Anda.

8.Memperlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan.

9.Mulai belajar berdamai dengan diri sendiri.

 

Comments

Post a Comment